Camp Religi Mubarakah VIII Perkuat Iman Generasi Muda

Juni 29, 2026
camp religi

SUKABUMICamp Religi Mubarakah VIII Tahun 2026 resmi dimulai di Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) Asrama Haji Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan berskala internasional tersebut menghadirkan sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta delegasi dari 12 negara.

Program tahunan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui penguatan keimanan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kolaborasi lintas negara. Selain itu, peserta memperoleh kesempatan membangun persahabatan dan memperluas pengalaman dalam lingkungan yang religius.


Camp Religi Jadi Wadah Pembinaan Pemuda

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, membuka secara resmi Camp Religi Mubarakah VIII. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang religius, moderat, berkarakter, sekaligus memiliki wawasan global.

Menurut Ace, pemuda Indonesia memerlukan ruang pembelajaran yang mampu memperkuat nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kemampuan kepemimpinan. Oleh karena itu, Camp Religi menjadi sarana yang tepat untuk mempererat persaudaraan antarbangsa dan menanamkan nilai kemanusiaan.

Selain memperkuat karakter, kegiatan ini juga mendorong lahirnya kolaborasi positif antara peserta dari berbagai latar belakang budaya dan negara.


Perkuat Keimanan di Tengah Perkembangan Digital

Presiden Pemuda Masjid Dunia, Said Aldi Al Idrus, menjelaskan bahwa Camp Religi Mubarakah bertujuan membangun generasi muda yang memiliki keimanan kokoh, akhlak mulia, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi.

Menurutnya, era digital menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan yang tidak ringan. Karena itu, pembinaan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Ia menambahkan bahwa pemuda perlu memiliki pegangan nilai agama agar mampu menyaring berbagai informasi dan pengaruh yang berkembang melalui media digital.


Tantangan Generasi Muda Semakin Kompleks

Said Aldi Al Idrus juga menyoroti berbagai persoalan yang saat ini mengancam generasi muda. Beberapa di antaranya meliputi penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, penyebaran informasi negatif, hingga penyalahgunaan media sosial.

Oleh sebab itu, Camp Religi hadir sebagai salah satu upaya membangun ketahanan moral dan spiritual peserta. Dengan bekal tersebut, generasi muda diharapkan mampu mengambil keputusan secara bijak, menjaga akhlak, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Di sisi lain, kegiatan ini juga mengajak peserta untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat semangat gotong royong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *